Kamis, 22 Desember 2011
Selasa, 20 Desember 2011
SEKRETARIS PROFESIONAL
§ Definisi Sekretaris
Sekretaris berasal dari Bahasa Latin : Secretum yang artinya rahasia
Sekretaris berasal dari Bahasa Inggris : Secret yang artinya rahasia
Berarti Sekretaris adalah orang yang diberi kepercayaan untuk menyimpan rahasia dalam melaksanakan pekerjaannya.
Beberapa definisi lain mengenai sekretaris :
§ Professional Secretaries International (PSI) :
Seorang sekretaris adalah assisten pimpinan yang memiliki keahlian mengurus kantor, menampilkan kemampuan menerima tanggung jawab tanpa diarahkan atau diawasi, berinisiatif dan penuh pertimbangan, serta mengambil keputusan sesuai dengan ruang lingkup wewenang tugasnya.
§ Betty Hutchinson dan Carol Milano :
Seorang Sekretaris adalah seorang professional yang menampilkan aneka macam tanggung jawab tugas kesekretarisan dengan penuh kompetensi, dapat dipercaya dan berkepribadian.
Agar seorang sekretaris mampu membantu pimpinan dalam bernegosiasi .
Adapun kriteria komunikasi yang efektif adalah sebagai berikut :
1. Penerima mengerti atau memahami isi pesan
2. Penerima dapat menerima atau menyetujui isi pesan
3. Penerima mengadakan suatu tindakan (aksi), sesuai dengan yang dikehendaki oleh pengirim.
Kurangnya kemampuan dalam menangani tugas
Tugas-tugas sekretaris itu meliputi :
1. Tugas Administrasi
Tugas ini meliputi :
§ Korespondensi
§ Filling
§ Mengambil dan menyalin dikte dari pimpinan
§ Mengurus surat masuk dan surat keluar
§ Travel Arrangements
§ Organize meeting
§ Making appointments
§ Handling all confidential matters
2. Tugas Receptionist
§ Menerima dan menjawab telepon
§ Mencatat pesan-pesan lewat telepon
§ Menerima dan melayani tamu baik yang diharapkan maupun yang tidak diharapkan
§ Mencatat janji-janji untuk pimpinan
3. Tugas Keuangan
§ Mengurus keuangan pribadi pimpinan dengan bank
§ Membayar rekening-rekening, pajak, sumbangan
§ Membuat dan mengelola kas kecil (petty cash)
§ Membuat laporan perjalanan dinas pimpinan
4. Lain-lain
§ Personal matters
§ Monitoring and procuring order
Contohnya : mengecek stock stationary, kertas fax, office supplies, dan lain sebagainya
§ Menterjemahkan
§ General Affair duties
Contohnya : menghitung saldo cuti karyawan, menghitung uang lembur, menghitung uang makan siang.
Kemampuan mengembangkan skill Human Relations
Kemampuan-kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang sekretaris adalah sebagai berikut :
1. Kemampuan dan keterampilan teknis yang harus dan mutlak dikuasai oleh seorang sekretaris seperti computer, bahasa inggris, shorthand dan filling
2. Kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi
3. Keterampilan penggunaan mesin-mesin kantor (PABX, mesin printer, mesin fotocopy, scanner, mesin fax, dan lain sebagainya).
Oleh karena tugas sekretaris adalah berhubungan dengan berbagai macam individu yang masing-masing berbeda latar belakang, berbeda status sosial, berbeda kepentingan, berbeda kedudukan, maka sekretaris dituntut mampu memahami pihak- pihak yang berhubungan dengannya. Hal yang perlu diperhatikan dalam human relation adalah team work, positif thinking, good remainder, Discrete, dan Tacful.
Penjabarannya adalah sebagai berikut :
1. Team Work : mampu bekerja sama dalam team
à Tidak boleh menganggap diri lebih hebat, meremehkan orang lain, menutup mata pada keberhasilan dan kelebihan orang lain.
2. Positif Thinking
Komponen yang positif pada first impression :
§ Sebut nama lawan bicara Anda
§ Sambut tamu di pintu ruang Anda
§ Tersenyum ketika berjumpa dengan tamu
§ Salam dan mengulurkan tangan
§ Jangan bicara terlalu pesan / keras
§ Tunjukkan keramahan kepada setiap orang
3. Good reminder :
Dalam hal ini lebih tertuju kepada Schedule pimpinan, hari ulang tahun pimpinan, karyawan, dan juga rekan bisnis.
4. Discrete :
à Tidak mudah membicarakan masalah seseorang / perihal yang diketahui kepada orang lain yang tidak berkepentingan
5. Tactful :
à Bijaksana dan berhati-hati dalam memilih kata atau berkomentar saat berhubungan dengan pimpinan ataupun orang lain.
6. Tanggung jawab dalam bekerja
Seorang sekretaris harus memiliki komitmen dan sikap yang dilandasi rasa tanggung jawabpada tugas maka mereka akan menyelesaikan tugas atau pekerjaannya karena merasa terikat pada penyelesaian tugas tersebut, bukan karena terikat pada norma-norma formal, sehingga apabila tidak menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya, mereka akan merasa bersalah dan bukannya takut pada sanksi.
Namun apabila seseorang sekretaris terlalu sering menghindar diri dari tanggung jawab, sikap seperti ini mencerminkan kepribadian yang tidak dewasa, labil, tidak dapat dipegang.
Untuk itu sekretaris harus melatih diri untuk menjadi sekretaris yang penuh tanggung jawab, yang mampu bekerja mandiri, bekerja tanpa pengawasan, bahkan dituntut untuk mampu mengawasi dirinya sendiri.
7. Kurangnya wawasan atau pengetahuan seorang sekretaris
Pada zaman era globalisasi, sekretaris harus mengembangkan diri mengikuti perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi.
Untuk menjadi sekretaris yang profesional harus dapat mengikuti perkembangan zaman sehingga mampu dapat mengatasi perubahan dan dapat bekerja semaksimal mungkin untuk menghadapi dunia kerja seorang sekretaris dengan daya saing yang semakin maju.
Adapun pengetahuan dan wawasan yang harus diketahui oleh seorang sekretaris adalah sebagai berikut :
§ Pengetahuan akan bidang usaha tempat kita bekerja
§ Pengetahuan akan produk dari perusahaan
§ Pengetahuan akan Rekanan bisnis pimpinan
§ Pengetahuan akan pesaing dari perusahaan
Ada banyak cara yang dapat diakukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan diantaranya adalah :
§ Banyak membaca dan mengikuti perkembangan dari berita-berita surat kabar dan media elektronik
§ Banyak mengikuti forum, workshop, seminar, pelatihan, kursus, diskusi,
§ Dan juga belajar menuangkan isi pemikiran kita dalam bentuk tulisan
Disamping kecerdasan intelektual, kita juga perlu memperhatikan kecerdasan logika dalam emosi kita, diantaranya yaitu :
§ Meningkatkan profesionalisme kerja dan lingkungan kerja yang nyaman
§ Mampu menggunakan emosi secara efektif untuk mencapai tujuan (pengendalian emosi)
§ Memahami emosi orang lain
Profesionalisme yang berhasil adalah yang secara teknik menguasai pekerjaan dan memiliki kecerdasan emosi yang tinggi:
§ Pengambilan keputusan
§ Kepemimpinan
§ Kepuasan pelanggan
§ Kerjasama dan saling percaya
Peranan seorang sekretaris adalah sebagai assistant atau tangan kanan pimpinan, pemegang rahasia terbaik dalam perusahaan, sebagai beranda perusahaan, sebagai penghubung pimpinan dengan pihak luar, perawat atau pelindung bagi pimpinan, jadi sangat diperlukan seorang sekretaris yang professional. Kemampuan dan keterampilan teknis harus mutlak dimiliki oleh seorang sekretaris professional untuk segala bidang ilmu. Kemampuan berkomunikasi dan interaksi dengan pimpinan, pihak luar dan juga rekan bisnis merupakan peranan yang sangat penting bagi seorang sekretaris, dia juga harus mempunyai wawasan yang luas untuk dapat bersaing di dunia bisnis. Pada era globalisasi ini, para eksekutif memiliki mobilitas yang tinggi, yang tentu saja menyebabkan peran seorang sekretaris menjadi semakin penting.
Sekretaris berasal dari Bahasa Latin : Secretum yang artinya rahasia
Sekretaris berasal dari Bahasa Inggris : Secret yang artinya rahasia
Berarti Sekretaris adalah orang yang diberi kepercayaan untuk menyimpan rahasia dalam melaksanakan pekerjaannya.
Beberapa definisi lain mengenai sekretaris :
§ Professional Secretaries International (PSI) :
Seorang sekretaris adalah assisten pimpinan yang memiliki keahlian mengurus kantor, menampilkan kemampuan menerima tanggung jawab tanpa diarahkan atau diawasi, berinisiatif dan penuh pertimbangan, serta mengambil keputusan sesuai dengan ruang lingkup wewenang tugasnya.
§ Betty Hutchinson dan Carol Milano :
Seorang Sekretaris adalah seorang professional yang menampilkan aneka macam tanggung jawab tugas kesekretarisan dengan penuh kompetensi, dapat dipercaya dan berkepribadian.
Agar seorang sekretaris mampu membantu pimpinan dalam bernegosiasi .
Adapun kriteria komunikasi yang efektif adalah sebagai berikut :
1. Penerima mengerti atau memahami isi pesan
2. Penerima dapat menerima atau menyetujui isi pesan
3. Penerima mengadakan suatu tindakan (aksi), sesuai dengan yang dikehendaki oleh pengirim.
Kurangnya kemampuan dalam menangani tugas
Tugas-tugas sekretaris itu meliputi :
1. Tugas Administrasi
Tugas ini meliputi :
§ Korespondensi
§ Filling
§ Mengambil dan menyalin dikte dari pimpinan
§ Mengurus surat masuk dan surat keluar
§ Travel Arrangements
§ Organize meeting
§ Making appointments
§ Handling all confidential matters
2. Tugas Receptionist
§ Menerima dan menjawab telepon
§ Mencatat pesan-pesan lewat telepon
§ Menerima dan melayani tamu baik yang diharapkan maupun yang tidak diharapkan
§ Mencatat janji-janji untuk pimpinan
3. Tugas Keuangan
§ Mengurus keuangan pribadi pimpinan dengan bank
§ Membayar rekening-rekening, pajak, sumbangan
§ Membuat dan mengelola kas kecil (petty cash)
§ Membuat laporan perjalanan dinas pimpinan
4. Lain-lain
§ Personal matters
§ Monitoring and procuring order
Contohnya : mengecek stock stationary, kertas fax, office supplies, dan lain sebagainya
§ Menterjemahkan
§ General Affair duties
Contohnya : menghitung saldo cuti karyawan, menghitung uang lembur, menghitung uang makan siang.
Kemampuan mengembangkan skill Human Relations
Kemampuan-kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang sekretaris adalah sebagai berikut :
1. Kemampuan dan keterampilan teknis yang harus dan mutlak dikuasai oleh seorang sekretaris seperti computer, bahasa inggris, shorthand dan filling
2. Kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi
3. Keterampilan penggunaan mesin-mesin kantor (PABX, mesin printer, mesin fotocopy, scanner, mesin fax, dan lain sebagainya).
Oleh karena tugas sekretaris adalah berhubungan dengan berbagai macam individu yang masing-masing berbeda latar belakang, berbeda status sosial, berbeda kepentingan, berbeda kedudukan, maka sekretaris dituntut mampu memahami pihak- pihak yang berhubungan dengannya. Hal yang perlu diperhatikan dalam human relation adalah team work, positif thinking, good remainder, Discrete, dan Tacful.
Penjabarannya adalah sebagai berikut :
1. Team Work : mampu bekerja sama dalam team
à Tidak boleh menganggap diri lebih hebat, meremehkan orang lain, menutup mata pada keberhasilan dan kelebihan orang lain.
2. Positif Thinking
Komponen yang positif pada first impression :
§ Sebut nama lawan bicara Anda
§ Sambut tamu di pintu ruang Anda
§ Tersenyum ketika berjumpa dengan tamu
§ Salam dan mengulurkan tangan
§ Jangan bicara terlalu pesan / keras
§ Tunjukkan keramahan kepada setiap orang
3. Good reminder :
Dalam hal ini lebih tertuju kepada Schedule pimpinan, hari ulang tahun pimpinan, karyawan, dan juga rekan bisnis.
4. Discrete :
à Tidak mudah membicarakan masalah seseorang / perihal yang diketahui kepada orang lain yang tidak berkepentingan
5. Tactful :
à Bijaksana dan berhati-hati dalam memilih kata atau berkomentar saat berhubungan dengan pimpinan ataupun orang lain.
6. Tanggung jawab dalam bekerja
Seorang sekretaris harus memiliki komitmen dan sikap yang dilandasi rasa tanggung jawabpada tugas maka mereka akan menyelesaikan tugas atau pekerjaannya karena merasa terikat pada penyelesaian tugas tersebut, bukan karena terikat pada norma-norma formal, sehingga apabila tidak menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya, mereka akan merasa bersalah dan bukannya takut pada sanksi.
Namun apabila seseorang sekretaris terlalu sering menghindar diri dari tanggung jawab, sikap seperti ini mencerminkan kepribadian yang tidak dewasa, labil, tidak dapat dipegang.
Untuk itu sekretaris harus melatih diri untuk menjadi sekretaris yang penuh tanggung jawab, yang mampu bekerja mandiri, bekerja tanpa pengawasan, bahkan dituntut untuk mampu mengawasi dirinya sendiri.
7. Kurangnya wawasan atau pengetahuan seorang sekretaris
Pada zaman era globalisasi, sekretaris harus mengembangkan diri mengikuti perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi.
Untuk menjadi sekretaris yang profesional harus dapat mengikuti perkembangan zaman sehingga mampu dapat mengatasi perubahan dan dapat bekerja semaksimal mungkin untuk menghadapi dunia kerja seorang sekretaris dengan daya saing yang semakin maju.
Adapun pengetahuan dan wawasan yang harus diketahui oleh seorang sekretaris adalah sebagai berikut :
§ Pengetahuan akan bidang usaha tempat kita bekerja
§ Pengetahuan akan produk dari perusahaan
§ Pengetahuan akan Rekanan bisnis pimpinan
§ Pengetahuan akan pesaing dari perusahaan
Ada banyak cara yang dapat diakukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan diantaranya adalah :
§ Banyak membaca dan mengikuti perkembangan dari berita-berita surat kabar dan media elektronik
§ Banyak mengikuti forum, workshop, seminar, pelatihan, kursus, diskusi,
§ Dan juga belajar menuangkan isi pemikiran kita dalam bentuk tulisan
Disamping kecerdasan intelektual, kita juga perlu memperhatikan kecerdasan logika dalam emosi kita, diantaranya yaitu :
§ Meningkatkan profesionalisme kerja dan lingkungan kerja yang nyaman
§ Mampu menggunakan emosi secara efektif untuk mencapai tujuan (pengendalian emosi)
§ Memahami emosi orang lain
Profesionalisme yang berhasil adalah yang secara teknik menguasai pekerjaan dan memiliki kecerdasan emosi yang tinggi:
§ Pengambilan keputusan
§ Kepemimpinan
§ Kepuasan pelanggan
§ Kerjasama dan saling percaya
Peranan seorang sekretaris adalah sebagai assistant atau tangan kanan pimpinan, pemegang rahasia terbaik dalam perusahaan, sebagai beranda perusahaan, sebagai penghubung pimpinan dengan pihak luar, perawat atau pelindung bagi pimpinan, jadi sangat diperlukan seorang sekretaris yang professional. Kemampuan dan keterampilan teknis harus mutlak dimiliki oleh seorang sekretaris professional untuk segala bidang ilmu. Kemampuan berkomunikasi dan interaksi dengan pimpinan, pihak luar dan juga rekan bisnis merupakan peranan yang sangat penting bagi seorang sekretaris, dia juga harus mempunyai wawasan yang luas untuk dapat bersaing di dunia bisnis. Pada era globalisasi ini, para eksekutif memiliki mobilitas yang tinggi, yang tentu saja menyebabkan peran seorang sekretaris menjadi semakin penting.
Sabtu, 26 November 2011
OBSERVASI PERAN HUMAS SMK NEGERI 4 SURABAYA
http://www.scribd.com/doc/73719806/Proposal-Humas-SMKN4SURABAYA
http://www.scribd.com/doc/73720888/RPP-SMK4-SURABAYA
http://www.scribd.com/doc/73721066/SILABUS-SMK
http://www.scribd.com/doc/73721575/LAMPIRAN-OBSERVASI
http://www.scribd.com/doc/73722353/form-bk
http://www.scribd.com/doc/73724223/Dokumentasi-Dan-Komentar
http://www.scribd.com/doc/73720888/RPP-SMK4-SURABAYA
http://www.scribd.com/doc/73721066/SILABUS-SMK
http://www.scribd.com/doc/73721575/LAMPIRAN-OBSERVASI
http://www.scribd.com/doc/73722353/form-bk
http://www.scribd.com/doc/73724223/Dokumentasi-Dan-Komentar
Kamis, 24 November 2011
DIRGAHAYU PGRI Ke-66 & HARI GURU Ke-66
Terimakasih GURUKU
pagiku cerahku,matahari bersinar
kugendong tas merah ku di pundak
slamat pagi smua ku natikan dirimu
didepan kls mu menantikan kamiguruku tersayang guruku tercinta
tanpamu apa jadiny aku
tak bisa baca tulis mengerti banyak hal
guruku terima kasih kunyatanya diriku kadang buat mu marah
namun segala maaf kau berikanslamat pagi smua ku natikan dirimu
didepan kelas mu menantikan kamiguruku tersayang guruku tercinta
tanpamu apa jadiny aku
tak bisa baca tulis mengerti banyak hal
guruku terima kasih kunyata diriku kadang buat mu marah
namun sgala maaf kau berikanguruku tersayang guruku tercinta
tanpamu apa jadiny aku
tak bisa baca tulis mengerti banyak hal
guruku terima kasih ku
SILABUS
SILABUS
KEGIATAN PEMBELAJARAN
SEKOLAH : SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)
MATA
PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM
KELAS/SEMESTER : X (SEPULUH)/I
STANDAR
KOMPETENSI : 1. Memahami gejala-gejala alam melalui
pengamatan
|
Kompetensi
Dasar
|
Kompetensi
sebagai hasil belajar
|
Materi
pembelajaran
|
Kegiatan
pembelajaran
|
Indikator
|
Penilaian
|
Alokasi
waktu
|
Sumber
belajar
|
|
1.1
Mengidentifikasi objek secara
terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik
|
·
Menyimpulkan
prinsip dan dasar klarifikasi makhluk hidup
·
Mengumpulkan
informasi peran virus bagi manusia
·
Membuat
kegiatan tentang virus
|
·
Prinsip
dan dasar klasifikasi makhluk hidup
·
Ciri
-ciri virus meliputi :
1.
Ciri
benda mati virus
2.
Ciri
hidup virus
·
Struktur
tubuh virus
·
Cara
reproduksi virus
·
Peranan virus
bagi manusia meliputi :
1.
Peran
yang menguntungkan
2.
Peran
yang merugikan
|
·
Diskusi
prinsip dan dasar klasifikasi makhluk hidup
·
Diskusi
ciri-ciri virus
·
Menggambar
skema reproduksi virus
·
Mengumpulkan
informasi tentang peran virus bagi manusia
·
Tugas
membuat kajian tentang virus dan penyakit yang disebabkannya
|
·
Mendeskripsikan
ciri-ciri virus
·
Membandingkan
ciri virus dan ciri hewan dan tumbuhan
·
Mengidentifikasi
peran virus bagi manusia
·
Membuat
kajian tentang virus dan penyakit yang disebabkannya
|
·
Jenis
tagihan :
1.
Uji
kompetensi tertulis
2.
Malakah
·
Instrumen
penelitian
1.
Soal uji
kompetensi tertulis
2.
Lembar
penilaian
|
2 x 45
menit
|
·
Buku
Biologinya X Slamet P Bumi Aksara Bab IV
·
Buku
ajar lain yang relevan
·
Berbagai
informasi tentang mikroorganisme dan penyakit yang disebbabkan oleh
mikroorganisme
·
LKS 6 : virus
dan peranannya bagi kehidupan
|
|
|
·
Mendeskripsikan
ciri-ciri prostita
·
Pengelompokan
protista berdasarkan cirri-ciri dapat
diamati
·
Mengumpulkan
informasi tentang protista
|
·
Cirri-ciri
protista meliputi :
1. Protista yang mempunyai perubahan
2. Protista yang menyerupai hewan
3. Protista yang menyerupai jamur
·
Peran
protista bagi manusia meliputi :
1. Peranan yang menguntungkan
2. Peranan yang merugikan
|
·
Diskusi
untuk mendeskripsikan cirri-ciri protista
·
Diskusi
tentang klasifikasi protista yang diamati
·
Tugas
mengumpulkan informasi tentang protista
|
·
Mendeskripsikan
cirri-ciri protista yang menyerupai hewan, tumbuhan dan jamur
·
Mengelompokkan
contoh protista yang diamati
·
Mengidentifikasi
protista yang menguntungkan dan merugikan manusia
|
·
Jenis
tagihan
1.
Uji
kompetensi tertulis
2.
Makalah
·
Instrument
penilaian
1.
Lembar
penilaian makalah
2.
Soal uji
kompetensi tertulis
|
|
|
Selasa, 08 November 2011
Tugas Kesekretarisan - Penerimaan Telepon
Sekretaris :
Selamat pagi PT SIMANIS, dengan
siapa?
Pebisnis : Bp.Eko ada?
Sekretaris : Maaf, Pak.Eko
sedang tidak ada di tempat
saat ini. Siapakah yang menelepon?
Pebisnis : Adi Suyanto, dari PT.GUNDUL. Saya ingin mengetahui mengapa AC yang saya pesan khusus belum dikirim. Saya mempunyai pelanggan yang sudah menunggu selama
dua minggu untuk pesanan ini. Apa yang harus saya katakan pada mereka?
Sekretaris : Kami minta maaf akan hal tersebut. Saya akan meminta Pk.Eko untuk menelepon Anda kembali
Bp. Adi.
Pebisnis : Saya ingin ada tindakan mengenai pemesanan AC untuk hari ini. Bagaimana saya tahu Pak Yoseph akan menelepon
kembali hari ini?
Sekretaris
: Pk.eko harus segera kembali ke kantornya dalam waktu satu jam
karena ada rapat. Dan
untuk sekarang bekenankah
Bp.Eko untuk memberikan tanggal
pesanan AC
tersebut kepada saya?
Pebisnis : 1 Oktober 2011, dan di sini tertera wahwa hari ini AC tersebut akan dikirim hari ini. Saya tidak akan mampu memenuhi pesanan AC
tersebut jika semua pesanan
saya belum dikirim kecuali saya
mendapatkannya dengan segera.
Sekretaris : 1
oktober 2011. terima kasih saya
akan memberikan informasi ini kepada BP.Eko. Saya pastikan
Bp.eko akan menelepon anda kembali dan akan memberikan tindakan akan pesanan AC tersebut.
Pebisnis : terima kasih, saya merasa sedikit
terbantu.
Sekretaris : terima kasih kembali bapak. Terima kasih telah menelepon ke
kantor kami. Ada yang perlu saya sampaikan lagi kepada Bp.eko?
Pebisnis : tidak terima kasih.
Sekretaris
: baik Bapak, selamat pagi.
Langganan:
Postingan (Atom)




